Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2017

7 Instagram Moms Favoriteeeee!!!

Gambar
Sebagai ibu millenials #aseeek, tentu saya jarang lepas dari media sosial. Media sosial favorit saya adalah Instagram (karena mungkin Pinterest tidak tepat disebut media sosial, IMHO) dan the old fashioned Facebook, hehehe. Jika sedang lelah dengan kehiruk-pikukan timeline facebook, biasanya saya melarikan diri ke IG. Jika di FB saya tidak bisa menghindar jika friend share macem-macem, di IG cenderung aman ya, jarang saya follow yang aneh-aneh. Saya juga tidak follow akun gosip sama sekali. Dan sebisa mungkin follow akun-akun Instagram Moms yang menebar positive vibes walau tak selalu berfaedah. Semenjak jadi nyonyah-nyonyah, saya jadi rajin follow-follow akun emak-emak yang inspiratif di Instagram. Berikut adalah 7 akun Instagram Moms favorit saya…. Saya bagi berdasar kategori mengapa saya menyukai akun-akun ini yaaa…. Instagram Moms Kreatif Ceria Asik Asik Jos 1 . Laybabylay Yang saya suka dari akun ini adalah bagaimana sang pemilik akun, Joni Lay, menata rumahnya. Ceria banget dan s

Review Buku Rumah Main Anak, Panduan Permainan Anak Usia 0-2 Tahun

Gambar
Ignacio Estrada dikutip dari Buku Rumah Main Anak mengatakan: “ If a child can’t learn the way we teach, maybe we shoud teach the way they learn “ Dan bagaimanakah anak-anak belajar? Ya! Dengan bermaiiinnn!!! *** Menjadi seorang ibu, adalah sesuatu yang menantang, sekaligus seru. Menantangnya karena bagi saya ini kali pertamanya saya memiliki seorang anak. Tentu saya exciting sekali melihat anak yang tadinya hanya bisa bobok nenen ngompol, tiba-tiba mulai menunjukkan kepandaian yang berbeda-beda setiap harinya. Tentu saya sebagai orang tua baru (bersama suami) ingin memberikan yang terbaik bagi perkembangan anak kami, Gayatri. Saya yakin Nyonyah Tuan pun demikian…. Namun menjadi orang tua tidak serta merta kita menjadi lagsung tahu apa yang dilakukan. Ada kalanya saya melakukan sesuatu yang menurut saya baik dan bisa dimengerti bayi, namun Gayatri seperti tidak nyambung. Ya iya ya, namanya juga bayi. Karena hal tersebut, makanya kami rajin baca buku tentang perkembangan anak. Buku Ruma

[DIY] 5 Mainan Bayi Usia 4 - 6 Bulan dari Bahan yang Ada di Rumah

Gambar
Sebelum ngobrolin lebih lanjut tentang mainan bayi usia 4 – 6 bulan dan cara membuatnya dari bahan yang ada di rumah. Saya pengen ngobrol dulu ah. “Pernah nggak kita (sebagai orang tua) ngerasa gemes karena uda beliin mainan sophisticated buat anak, eeeehhh, anaknya nggak mudeng mainan kece?”. Hihihi…. Saya pernah. Ceritanya saya belikan Ning Gaya semacam tower book. Dan alih-alih lihat gambar di dalam buku-bukunya, Gayatri malah lebih tertarik sama tali penngikat tutup kardus tower booknya. Doooohhhh…. A post shared by emanuella christianti (@nyonyamalas) on Aug 22, 2017 at 7:03am PDT Click pict to play! Pernah lagi, saya beliin Ning Gaya semacam mainan bola yang ada klinthingannya di dalam bola tersebut. Tiga biji bola warna warni. Ketiganya sukses tak dihiraukan. Gayatri berpaling pada wadah tisu dan remote tivi yang nganggur. Hahaha…. Ada yang nasibnya sama kaya saya: bayinya obsesif sama remote tivi? Tos dulu kita. But, segemes atau segeli apapun saya dengan kelakuan Ning Gaya ter

Working Moms, Let Us Stand Against Our Guilty Feeling!

Gambar
Rasa bersalah. Satu hal ini sering banget menggelayuti perasaan para ibu bekerja. Mau berangkat kerja, anak senyam senyum, “kok kaya ga sedih ya ditinggal, jangan-jangan bayiku lebih sayang Mbah Utiiii….”. #kraayyy Trus galau pengen di rumah aja. Lain waktu, saat mau berangkat kerja, anak rewel, makin galau lagi. Sampai di kantor mrebes mili di kamar mandi. Di kantor jadi ga konsen. Kerjaan ga kelar. Pulang telat. Makin tambah merasa bersalah lagi. Ujung-ujungnya, pengen resign. Artikel ini saya buat bareng sahabat saya, sesama bloger, Faradila Putri. Triger -nya adalah obrolan di grup mamah mamah muda tentang keinginan resign seorang rekan dan pro kontranya. Hehehe, ngobrolin tentang working mom dan stay at home mom memang nggak ada habisnya yak. Yang WM pengen resign jadi SAHM, yang SAHM kangen pengen kerja lagi. Saya dan Dila pun, yaaahhh…. 11-12 mengalami hal yang sama. Saya yang WM pernah berniat resign , tapi ga jadi…. Dila, yang saat ini SAHM, pun berniat mencari pekerjaan. B

Review Minyak Telon Bebe Roosie, Minyak Telon yang Berbentuk Krim

Gambar
Produk minyak telon adalah produk yang pasti sering banget dibeli oleh para mamah. Walaupun dokter anak saya sendiri bilang jika penggunaan minyak telon itu tidak harus. Namun karena sudah terbiasa, sepertinya ada yang kurang yak kalau tidak menggunakannya. Hehehe. Saya sendiri mulai menggunakan produk minyak telon mulai bayi berusia 2 minggu. Minyak telonnya yang digunakan juga masih minyak telon cair biasa, bukan minyak telon Bebe Roosie ini. Saya mengenal merk Bebe Roosie ini dari tetangga sesama mamah muda, pas anak saya usia sekitar 5 bulan. Pas itu anak saya dan temannya itu berenang bareng. Setelah berenang, saya lihat ih apaan tu krim krim wadahnya kok lucu. Ya ampuuuunnnn, wadahnya bikin mupen. Hahaha. Terus saya tercengang waktu tahu krim itu adalah minyak telon. MINYAK TELON. Related Post: Barang Bayi yang Harus Disiapkan Sebelum Persalinan Deskripsi produk Produk bayi kesayangan saya ini adalah minyak telon yang berbentuk krim. Awalnya saya kira produk ini adalah produk imp

Nikah atau Kuliah? Realistis aja lah!

Gambar
Nona: Nyahhhh, mending nikah dulu apa aku lanjut kuliah lagi? Nyonyah: Uda ada calon? Nona: Belooooom. Nyonyah: Yauda kuliah lagi aja…. Nona: Kaga punya biaya buat kuliah. Nyonyah: Carilah beasiswa kalau gitu . Nona: TOEFLku kecil, lagipula aku malas kalo harus apply-apply beasiswa Nyaaah…. Nyonyah: *ngemilbatako* Trus maksudmu tanya tadi itu apaaaaaaa???? *** Get the point? Kemarin saya baca status war, kalau saya nggak salah tangkap, tentang perempuan berpendidikan tinggi niscaya susah nyari suami. Cmiiw. E buset, jujurly speaking, ini tema emang familiar banget ya di kalangan perempuan setidaknya di sekitar saya. Tapi di kasus ini tu saya rada ikutan panas juga. Nyinyir banget soalnya yang komen. Ya, jangan gitu dong mas…. Mentang-mentang situ uda nikah walaupun S1 nggak kelar-kelar, bukan berarti situ boleh nyela orang yang uda kelar S3 tapi belum nikah-nikah…. Huft. Nyonya jadi ikutan pengen komen kan jadinya…. Hihihi. Tapi saya ga mau bahas tentang mas-masnya ah. Nanti mak

Pengalaman Melunasi Utang KTA Mandiri

Gambar
Ini cerita pengalaman saya melunasi utang KTA Bank Mandiri. FYI, KTA itu Kredit Tanpa Agunan dari Bank Mandiri. Masih sebagian si ngelunasinya, belum semua, tapi rasanya seneeeeeng…. Uda selangkah lebih dekat dengan pelunasan. Doain ya jemaah biar segera lunas nas nas. Amiiiin. Sebelumnya saya kira prosedurnya bakalan ribet, ternyata engga seribet yang saya bayangkan. Sebelum saya cerita prosedurnya, saya pengen cerita latar belakang pelunasan hutang ini dulu…. Kenapa mau bayar hutang sebelum jatuh tempo? 1. Karena utang saya ini sifatnya konsumtif. Jadi hutangnya dulu buat beli tanah yang ga produktif. Kalau untuk usaha kan produktif ya, jadi laba hasil usaha bisa buat bayar cicilan. Itu beda kasus. Saya menghormati juga rekan-rekan yang berani mengambil risiko demi membangun usahanya. Namun karena tanah yang saya beli (sementara ini) nganggur, ga menghasilkan cash in flow dan saya bayar pakai duit gaji, jadi saya pengen hutang ini segera sirna. 2. Mumpung punya duit daripada buat foy

[Review] Cetaphil Baby Gentle Wash and Shampoo

Gambar
Pengalaman baik sebelumnya dengan produk Cetaphil Gentle Skin Cleanser (yang untuk orang dewasa), membuat saya tertarik mencoba produk cetaphil untuk bayi. Cetaphil Baby ini produk-produknya lumayan lengkap dari shampo, baby wash, body lotion sampai ke tisu basahnya. Tapi karena saya dari Neng Gaya lahir tidak menggunakan banyak kosmetika bayi (ga mau rempong, hahaha), saya akhirnya mencoba Cetaphil Baby Gentle Wash and Shampoo saja. Berikut reviewnya setelah kurang lebih menggunakannya selama beberapa minggu: Keterangan Produk Cetaphil Baby Gentle Wash and Shampoo, adalah produk pembersih badan sekaligus rambut yang diformulasi aman untuk bayi, bahkan untuk bayi baru lahir sekalipun. Produk ini produk buatan Jerman yang diimpor ke Indonesia dengan POM NC16160701226. Tekstur, fragrance Tekstur produknya seperti sabun cair biasa, namun tidak terlalu kental. Ketika dibusakan tidak mengeluarkan busa, karena memang dinyatakan di kemasannya bahwa produk ini soap free. Saya cek di ingredient

Tes Denver, Screening Tumbuh Kembang Anak

Gambar
Tes Denver adalah salah satu screening perkembangan anak. Screening lain yang sering dipakai dan jamak digunakan adalah KPSP (Kuesioner Pra Skrining Perkembangan). KPSP ini biasanya ada di buku kesehatan ibu dan anak yang dibagikan di RS ketika lahiran ya buk ibuk…. Apa itu tumbuh dan apa itu perkembangan anak bisa dibaca lebih lanjut di artikel saya yang lain di link berikut: tumbuh kembang anak . Saya membahas screening tumbuh kembang anak ini bukan karena saya ibu yang sakseis dan telah sempurna dalam menstimulasi anak. Tapi mungkin karena saya ibu yang banyak kesalahan makanya saya punya banyak hal untuk diceritakan. Hahaha…. Kalau orang lain share keberhasilan, saya mah share kegagalan melulu yak. Tapi, semoga up and down saya ini bisa jadi pelajaran untuk kita semua yaaa…. Pertama kali saya mengenal tes denver adalah ketika Neng Gaya usia 4 bulan. Saat itu, seperti biasa, saya ke klinik untuk imunisasi bulanan sekaligus cek perkembangan bayi saya. Nah salah satu tool yang dijadik